Cara melindungi Flash Disk dari penularan virus, tanpa meng-install software apapun di komputer Anda.Ada 2 cara virus bisa menular melalui flash disk.
1. Virus menular dengan cara menulis file "autorun.inf" di root directory dari Flash Disk. Hal ini berakibat saat Flash Disk dicolokkan ke rongga USB, Windows akan langsung meng-eksekusi program yang dirujuk oleh file "autorun.inf" ini. Akibatnya, virus berjalan, dan komputer Anda pun tertular.
2. Virus menular dengan cara menyembunyikan folder-folder di Flash Disk, lalu menggandakan dirinya dengan nama yang sama dan icon yang sama dengan icon folder. Akibatnya, pengguna yang kurang awas bukannya men-double-click folder yang ingin dibuka, malah men-double-click program virus tersebut.
1. Mencegah pembuatan autorun.inf
Caranya sebagai berikut:
Hapus file autorun.inf di root directory dari Flash Disk Anda, lalu segera buat sebuah folder bernama autorun.infCara ini sangat sederhana, dan didasari 2 prinsip:
- Windows tidak memperbolehkan dibuatnya sebuah file dengan nama yang sama dengan nama sebuah folder
- Function call menghapus sebuah folder berbeda dengan function call menghapus sebuah file
Virus dapat dengan mudah me-reset attribute file tersebut, menghapus file tersebut, lalu membuat autorun.inf baru.
TETAPI, jika kita membuat sebuah FOLDER dengan nama autorun.inf, maka virus tidak bisa membuat file autorun.inf! Dan jika virus berusaha men-delete 'file' autorun.inf tersebut, virus akan gagal dan mengalami error! (Karena autorun.inf yang kita buat bukanlah file tapi folder).
Bonus tambahannya adalah, dengan cara ini, kemungkinan virus di memory akan mati. Mengapa? Karena kebanyakan virus tidak memiliki Exception Handling untuk situasi ini, dia akan error, dan dibunuh langsung oleh Windows.
Cara ini masih belum foolproof; virus masih dapat menghapus folder ini dengan melakukan 1 function call yang tepat. Maka mari kita membuat hidup virus menjadi lebih susah dengan cara yang ke- 2.
Caranya sebagai berikut:
Masuklah ke dalam folder autorun.inf yang baru Anda buat, lalu buatlah file teks baru, Rename lah file teks anda dengan ke-5 huruf CJK (Cina-Jepang-Korea) karakter Unicode dengan kode berturut-turut: U+D00F U+C15B U+B41D U+9354 U+804E.
- Font Arial Unicode (1 paket dalam Microsoft Office)
- Character Map (biasanya ter-install dengan instalasi Windows)

Scroll ke bawah, temukan karakter U+D00F:

Klik tombol select, karakter tersebut akan disalin ke box sebelah kiri tombol tersebut:

Temukan keempat karakter lainnya, dan lakukan hal yang sama, sampai box berisi kelima karakter yang kita butuhkan.
Setelah kita mendapatkan kelima karakter tersebut, klik tombol Copy, lalu tinggal kita Paste sebagai nama file baru. Catatan penting: Pada saat Anda mem-paste karakter-karaketer tersebut sebagai nama file baru, karakter-karakter tersebut akan tampak seperti kotak-kotak. INI NORMAL. Font yang digunakan Windows untuk menampilkan nama file tidak memiliki bentuk huruf (glyph) untuk karakter-karakter tersebut, sehingga akan diganti dengan kotak.
Tapi tingkat ini pun masih belum foolproof; jika flash disk Anda dipinjam teman, misalnya, lalu dia melihat ada "autorun.inf" di root directory nya, dia bisa menyangka flash disk Anda sudah ketularan virus, lalu dihapusnya folder tersebut! Akibatnya, flash disk Anda menjadi "telanjang" kembali.
kita perlu perlindungan tambahan terhadap teman yang bermaksud baik tapi kurang pandai, lanjutin lagi deh dengan cara ke-3....
Caranya sebagai berikut :
Downloadlah file makesuperdir.vbs.zip dari link ini. Un-zip lah file tersebut, dan jalankan file "makesuperdir.vbs" yang ada di dalamnya.Program makesuperdir.vbs ini adalah program sederhana yang akan membuat sebuah folder yang 'tak terhapuskan' di dalam folder autorun.inf di root directory.
Mo lebih detail lagi klik aja The IT Guy...

.jpg)
Comments :
0 comments to “Melindungi Flash Disk Dari Tertularnya Virus”
Post a Comment